
Jaguar Land Rover siapkan lebih dari 100 mobil riset untuk menguji teknologi otonom (Foto: Reuters)
LONDON – Produsen mobil premium Jaguar Land Rover (JLR) akan membuat lebih dari 100 unit mobil riset dalam empat tahun mendatang. Mobil itu dibuat untuk menguji teknologi otonom dan konektivitas. Model kendaraan otonom pertama JLR akan dijajal pada akhir tahun ini.
Model pertama itu akan diuji sejauh 66 kilometer di jalan perkotaan dekat kantor pusat JLR di Inggris.
Kepala Tim Riset JLR Tony Harper mengklaim, teknologi otonom yang dikembangkan JLR sudah aman. Mobil otonomnya menggunakan sistem visual tiga dimensi untuk membaca kondisi jalan. Teknologi tersebut lebih memunginkan bagi mobil untuk mendeteksi rintangan di sekitar kendaraan. Selain itu, dapat berkomunikasi dengan kendaraan lain melalui gelombang radio.
“Teknologi konektivitas otomatis kami dapat memperlancar arus lalu lintas, menjadi solusi kemacetan, serta menurunkan potensi kecelakaan,” jelas Harper seperti dikutip dari Reuters, Rabu (13/7/2016).
Sejak Maret 2016, Pemerintah Inggris sudah mengeluarkan izin bagi produsen automotif untuk menguji mobil otonom mereka. Beberapa produsen seperti Tesla Motors dan Mercedes Benz sudah memanfaatkan izin tersebut.
Namun, untuk alasan keamanan, Kementerian Perhubungan Inggris mewajibkan ada petugas yang stand by di balik setir kemudi demi alasan keamanan. Mereka akan mengambil alih kemudi jika sistem pada mobil tidak bekerja sebagaimana mestinya.