MANADO – Sekitar 349 pelajar di jenjang SMA dan SMK mengikuti Festival Lomba dan Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Sulawesi Utara, di Manado . Acara tersebut dilaksanakan pada 22-24 Juli 2016.
Kepala Dinas Pendidikan Nasional Sulawesi Utara Gemmy Kawatu mengatakan para peserta diharapkan dapat menunjukkan kreativitas dan kemampuan secara optimal dalam kegiatan ini.
“Tidak akan melakukan intervensi penjurian FLS2N ini, pemenangnya ditentukan kemampuan adik-adik,” kata Kawatu, di Manado, Sabtu.
Gemmy Kawatu menambahkan semua memliki peluang untuk meraih prestasi terbaik.
Peluang itu tergantung apa yang diekspresikan dan ditampilkan oleh setiap peserta. Peserta yang mengikuti kegiatan FLS2N tingkat Provinsi Sulut merupakan pemenang di masing-masing kabupaten dan kota.
Ini merupakan hal luar biasa, karena para peserta terbaik di kabupaten dan kota akan berkompetisi pada tingkat provinsi ini. Pada kompetisi ini yang kalah akan tertinggal dan yang menang akan maju. Namun bukan berati yang kalah akan tertinggal terus.
Ketika peserta berupaya dengan mengasah terus kemampuannya, kedepan prestasinya akan meningkat bahkan bisa melewati pemenang sebelumnya.
“Dengan mengasah terus kemampuan, dapat meraih prestasi terbaik akan datang,” katanya.
Ratusan peserta FLS2N itu berasal dari 15 kabupaten dan kota di Sulut antara lain Kabupaten Sangihe, Kota Manado, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa Tenggara dan Kota Kotamobagu. (afr)